UNDANGAN HALAL BIHALAL

10 11 2008

UNDANGAN IA ITB KALTIM

HALAL BI HALAL 1429 H

Batakan Ballroom, Hotel Gran Senyiur Balikpapan

Jln. ARS Muhammad No.7, Balikpapan

JUMAT, 14 NOVEMBER 2008

Pukul 19:00 WITA – selesai

Kami mengundang seluruh Alumni ITB yang berada di Kalimantan Timur

CP : Mursalim (0542) 53 3722

Radya S (0542) 53 3491





Ketua Umum IA ITB dan IA ITB Kaltim Terpilih

21 11 2007

Setelah pemilihan tgl 17 November 2007 dilakukan, maka telah terpilih Ketua Umum IA ITB yang baru:

M. HATTA RADJASA – TM73

Utk Ketua IA ITB Pengda Kaltim:

JALU URIP SUDARYANTO – GL88





HEARING KANDIDAT IA ITB PUSAT

25 10 2007

HEARING KANDIDAT IA ITB PUSAT
Ballroom Hotel Grand Senyiur Balikpapan
Sabtu, 3 November 2007
19.00 WITA – selesai

Kandidat.
1. Betti Alisjahbana – AR 79
2. Hatta Rajasa – TM 73
3. Zaid Perdana Nasution – PL 96
4. Boyke Minarno – FT 79
5. Tiharyo Soesilo (Hengky) – TK 77

Hadir juga: Pak Kusmayanto Kadiman, Menristek RI.

BE THERE!!





Inilah Profil Kandidat Ketua IA ITB 2007

27 09 2007

Terlampir Profil Kandidat Ketua IA ITB 2007. Diambil dari masing-masing websitenya.

1. Betty Alisjahbana – AR79.

Web: http://betti-alisjahbana.blogspot.com/
Visi dan Program Kerja Bu Betty: Klik di sini.
Betti Alisjahbana telah lebih dari 20 tahun berkecimpung di dunia Teknologi Informasi dan memegang jabatan Presiden Direktur PT IBM Indonesia sejak January 1, 2000. Ia adalah wanita pertama di IBM Kawasan Asia Pasifik yang dipercaya untuk memimpin operasi IBM di suatu Negara. Betti memulai karinya di IBM pada tahun 1984 sebagai trainee. Ia telah menjabat berbagai posisi baik di Indonesia maupun di kawasan Regional ASEAN dan ASIA Selatan.
Jabatan lain yang saat ini dipegangnya adalah :
Komisaris Utama PT IBM Jasa Teknologi Informasi.
Anggota Board of Trustees USINDO ( United States-Indonesia Society)
Anggota Majelis Wali Amanah ITB.
Ketua Yayasan ITB Tujuh Sembilan
Betti adalah sarjana Arsitektur ITB dan lulusan SMA 3 Bandung.

Kegiatan Sosial
2006 – Saat ini, Ketua Yayasan ITB 79 .Yayasan ini dibentuk untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan sosial Alumni ITB Angkatan 1979.
Beberapa kegiatan sosial yang telah dilakukan pada tahun ini diantaranya adalah :
• Memberikan bantuan modal pembangunan sekolah anak jalanan di Jakarta serta mendukung biaya operasi setiap bulannya.
• Memberikan bantuan korban bencana gempa Jogjakarta.
• Membentuk PT Ganesha Tujuh Sembilan yang keuntungan operasinya akan digunakan untuk memberikan sumbangan kepada dunia pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan.
2004, Ketua Panitia Reuni 25 Tahun ITB’79.Prestasi yang berhasil dicapai oleh diantaranya adalah :Berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan Reuni : Malam Pesta Perak Reuni ITB 79, Family Fun Day, Seminar Kepemimpinan dan Turnamen Golf ITB’79.
Berhasil menyumbangkan bantuan dengan nilai keseluruhan Rp. 790.000.000,- untuk ITB yang telah disumbangkan dalam bentuk uang tunai, buku untuk perpustakaan, perangkat komputer dan bea siswa.n Berhasil membangun kembali ikatan tali persahabatan yang kemudian menjadi cikal bakal dibentuknya Yayasan ITB 79.
2003-2004 , Ketua Dewan Juri Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA). BHACA, diselenggarakan untuk mendukung terciptanya masyarakat yang bersih dari korupsi dengan memberikan penghargaan dan dukungan bagi individu yang bersih dari korupsi dan berani mengambil tindakan nyata untuk membersihkan lingkungannya dari tindak korupsi. BHACA diselengarakan oleh Yayasan BHACA dan ICW.

2. Hatta Rajasa – TM-72(?)

Web: http://www.hrforiaitb.com

Foto Hatta 1Visi Misi Hatta Rajasa: Klik di sini.
Anak kedua dari 12 bersaudara sejak tamat SD telah berpisah dengan orang tuanya hingga lulus SMA di Palembang. Ayahnya adalah Asisten Wedana di daerah Muarakuang, Sumatera Selatan. Ketika di ITB, ia menjadi Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Tehnik Perminyakan ITB dan Senator Mahasiswa ITB, selain juga sempat aktif di Masjid Salman.

Lulus dari ITB bersama teman-temannya ia membuat perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan sesuai pendidikannya. Tahun 1982 sampai 2000 ia menjadi Presiden Direktur Arthindo, setelah sebelumnya pernah menjadi Wakil Manager PT. Meta Epsi, perusahaan pengeboran minyak. Tapi, begitu ia memutuskan untuk lebih aktif dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang berdiri tahun 1998, semua kegiatan usaha itu dihentikannya.

Karir politiknya dimulai sebagai Ketua Departemen Sumber Daya Alam dan Enerji, kemudian menjadi Sekjen dari keputusan kongres I PAN. Pada Pemilu 1999, ia pun terpilih menjadi anggota DPR/MPR-RI dari PAN mewakili wilayah pemilihan Bandung. Di lembaga legislatif itu, ia terpilih menjadi ketua Fraksi Reformasi DPR. Dalam partai, ia memegang prinsip “The right man on the right place” sebab ia bekerja mengikuti asas partai yang mengakomodir dan menyuarakan aspirasi bangsa Indonesia yang mayoritas muslim, namun menjaga kemajemukan, bhinneka tunggal ika, dari Sabang sampai Merauke. Ia termasuk yang mengusulkan figur non-muslim menjadi Wakil Sekjen PAN.

Baginya dalam berpolitik ada dua hal penting yang perlu diperhatikan yakni (1) sikap konsisten yang disertai (2) tingkat moralitas yang tinggi dan menjaga etika. Boleh berbeda pendapat tapi jangan menghujat. Menurutnya, persoalan politik dapat diselesaikan dengan baik-baik tanpa harus menyakiti perasaan orang, dapat diselesaikan dengan santun dan terbuka, berdasarkan sikap saling menghargai. Pendirian ini yang ia bawa dalam melakukan lobi-lobi politik dengan berbagai fraksi di DPR, juga dalam menjalankan peranan kepemimpinannya sebagai Menristek dan Menhub, hingga sekarang selaku Mensekneg.

Selain kemampuan lobi dengan berbagai kelompok politik yang ia bawa selama karir politiknya di Senayan dan dalam berbagai forum antar negara, kedudukannya selaku pejabat tinggi negara RI juga memberi kesempatan untuk membuka hubungan dengan berbagai lembaga pemerintah maupun swasta. Hal ini yang ia rasakan sebagai hal-hal yang bisa ia kontribusikan kemajuan Alumni dan ITB. Pengalaman selaku Menristek juga memberikan kesempatan bagi Hatta Rajasa untuk berhubungan berbagai pusat IPTEK internasional melalui beberapa pertemuan internasional seperti: konferensi IAEA di Vienna, pertemuan G-15 dalam bidang IPTEK, Caracas, pertemuan tahunan Pemimpin Pemerintahan ke 5 dari Microsoft di Seattle (2002), Forum Dialog ke 2 dan Kerjasama Asia Bidang Nuklir (FNCA), Tokyo (2001), pertemuan ke 6 Negara-negara ASEAN Bidang IPTEK di Brunei Darussalam (2000). Selama ini hubungan-hubungan yang terbina di atas kurang ditindak-lanjuti, justru diharapkan melalui forum Alumni ITB kesempatan ini dapat dikembangkan secara lebih bermanfaat.

Hatta Rajasa melihat ada tiga masalah yang dihadapi bangsa ini dalam beberapa tahun terakhir, yakni kemiskinan, terancamnya kerukunan dan ganasnya korupsi. Alumni ITB mempunyai potensi yang besar bila digalang dengan efektif untuk turut menyembuhkan penyakit bangsa ini. Secara pribadi ia sangat terinspirasi dan mengagumi tokoh proklamator yang juga Alumni ITB. (Ia memajang foto Bung Karno bersalaman dengan Kanselir Jerman Conrad Adenaeur di tahun 1953 ketika itulah orang-orang Indonesia dikirim ke Jerman yang kemudian menjadi tokoh-tokoh IPTEK nasional Indonesia yang sebagian besar juga alumni senior ITB; ia bangga dengan jabat tangan Bung Karno dengan Kanselir Jerman ini yang berhasil membangun kembali ekonomi Jerman paska perang dunia kedua). Baginya, Alumni ITB harus menjadi kekuatan Nasional kebangkitan kembali Indonesia dalam kancah global.

3. Boyke Minarno (FT-79)

Boyke Winarno '79

Web: http://www.boykeminarno.com/
Visi Misi: Klik di sini.

2003-Sekarang: Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Fisika ITB
( IATF ITB)
2006-Sekarang: Anggota Dewan Pembina Sekolah Al-Izhar, Pondok
Labu Jakarta Selatan
2004-Sekarang: Aktif sebagai anggota dalam kegiatan organisasi
Gabungan Perusahaan Konstruksi Terintegrasi dalam industri Migas
(GAPENRI);
2006-Sekarang: Sekretaris Jendral pada organisasi Persatuan Golf
Alumni ITB Ganesha ( PGG-ITB)
2006-Sekarang: Salah satu pendiri pengurus Yayasan Alumni ITB 79
1991-Sekarang: Anggota pada organisasi Ikatan Konsultan Indonesia
(INKINDO)
2004 dan 2006: Ketua Panitia Turnamen Golf ITB reuni ITB ‘79
2003-2006: Bendahara Umum pada organisasi Persatuan Golf
Alumni ITB Ganesha (PGG-ITB)
1996-1998: Ketua Bidang Rekayasa pada organisasi BAMUHAS
Kosgoro (Badan Musyarawah Usaha KOSGORO)
1992-1996: Anggota & Pengurus Himpunan Pengusaha Muda
Indonesia wilayah Jakarta Raya ( HIPMI Jaya )
1981-1983: Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Fisika Teknik ITB
1979-1984: Pendiri, Pengurus dan Pelatih PPS Betako Merpati Putih
Cab. Bandung

PENGALAMAN KERJA dan PENCAPAIAN PROFESI:
September 5th, 2007
1991- sekarang, sebagai Founder dan Chairman RPE Group Jakarta
RPE Group terdiri dari beberapa perusahaan yang dimotori oleh beberapa alumni ITB dan lainnya, merupakan perusahaan yang dibentuk dengan semangat entreprenurship yang tinggi melalui penciptaan daya saing unggul dalam setiap produk yang dihasilkannya.

4. Johand Dimalouw – EL73 (Akhirnya mengundurkan diri dan bergabung bersama tim Boyke Minarno)

Web: http://jdtulus.blogspot.com/
Visi Misi: Klik di sini.
Nama : Ir. H. Johand Dimalouw
Tempat Lahir : Waigeo, Raja Ampat, Sorong, Irian Jaya Barat
Tanggal Lahir : 12 Juli 1947
Tinggi badan : 174 cm & 84 kg
Alamat Rumah : jalan Haruman 30, Bandung, 40262, Jawa Barat
Telepon : (022) 730 3796(Rumah)
Telp/Fax : (022) 732 2308(Kantor) – 0812 882 6488(HP)
E-mail : johandd@yahoo.com dan johand@dimalouw.com

4. Tri Haryo Susilo – TK75(?)

Web: http://www.triharyo.com/

Visi dan Program Kerja:

Profil: Saat ini adalah President Director/CEO of PT Rekayasa Industri.

5. Zaid Perdana Nasution (TL96)
blognya: http://zpnas.wordpress.com/

10 ALASAN KENAPA ANDA MEMILIH ZAID PERDANA NASUTION UNTUK KETUA IA-ITB 2007-2012:

  1. MEMILIH ZAID = MERUBAH MITOS BAHWA YANG MUDA BELUM BOLEH BICARA
  2. MEMILIH ZAID = MERUBAH MITOS BAHWA JABATAN KETUA IA-ITB ADALAH KENDARAAN POLITIK MENUJU JABATAN SEKELAS MENTERI NEGARA ATAU MITOS BAHWA HANYA ORANG SEKELAS MENTERI ATAU DIREKTUR PERUSAHAAN RAKSASA ATAU BOS KONGLOMERASI BISNIS YANG DAPAT MENJADI KETUA IA-ITB
  3. MEMILIH ZAID = MENGHAPUS KETENTUAN DISKRIMINATIF DAN PEMBATASAN AKSES DALAM PENCALONAN KETUA IA-ITB KARENA PADA SAAT INI KETENTUAN MENDAFTAR HARUS DISERTAI DENGAN JAMINAN RP 100 JUTA DAN PENDAFTARAN RP 30 JUTA.
  4. MEMILIH ZAID = MEMILIH KOLEKTIVITAS DARI MEREKA YANG BERJIWA MUDA, BERHATI BERSIH, DAN BERPEMIKIRAN PROGRESIF, KARENA HANYA ZAID YANG MAJU DENGAN DUKUNGAN DRI SEBUAH TIM GABUNGAN YANG MUDA BERSIH PROGRESIF
  5. MEMILIH ZAID = MEMASTIKAN BAHWA PROGRAM IA-ITB FOR ITB (e.g. Donasi kepada ITB) DAN IA-ITB FOR ALUMNI (e.g. Home Tournament antar Angkatan) YANG SELAMA INI BERJALAN AKAN TETAP BERLANGSUNG SEHINGGA ANDA TIDAK KEHILANGAN MANFAAT YANG SELAMA INI ANDA PEROLEH
  6. MEMILIH ZAID = MEMASTIKAN BAHWA KE DEPAN PROGRAM IA-ITB FOR INDONESIA AKAN LEBIH KONGKRIT DAN INTENSIF SEHINGGA DAPAT DIPASTIKAN BAHWA IA-ITB AKAN LEBIH BERGUNA BAGI MASYARAKAT
  7. MEMILIH ZAID = MEMASTIKAN BAHWA ALUMNI MUDA MEMILIKI TEMPAT UNTUK KONGKOW DAN BERGAUL DI SEKRETARIAT IA-ITB TANPA HARUS MERASA BAHWA TEMPAT TERSEBUT HANYA ARENA ALUMNI SENIOR
  8. MEMILIH ZAID = MEMULAI TREN KEPEMIMPINAN GENERASI MUDA DALAM JABATAN PUBLIK DI INDONESIA SEHINGGA CITA-CITA PERUBAHAN DAPAT SEGERA DIWUJUDKAN
  9. MEMILIH ZAID = MEMILIH DIRI ANDA SENDIRI KARENA KAMI PERCAYA BAHWA ANDA BERJIWA MUDA, BERHATI BERSIH DAN BERPEMIKIRAN PROGRESIF
  10. ALASAN KESEPULUH ADALAH ALASAN YANG ADA DALAM HATI DAN PIKIRAN ANDA!




Bandung Tempo Doeloe

18 09 2007

Dikutip dari milis Buginese. Foto-foto Bandung jaman baheula, saat masih jadi Parijs Van Java. Bukan Parit van Java lho.

Living in the past..

Imagine if we live in the past, Bandung in 1930’s, with all of its beauty and quietness.. 

walk around grootepostweg (Asia Afrika street).. Read the rest of this entry »





Persyaratan dan Tata Cara Pemilih Ketua IA ITB

17 09 2007

Dari email bu Betty Alisyahbana.

Teman-teman,
Beberapa dari anda meragukan apakah anda bisa ikut memilih dalam pilketum IA ITB pada tanggal 17 November yang akan datang. Jawabannya anda semua bisa ikut dan tidak harus punya kartu visa Mandiri. Berikut ini adalah informasi yang saya peroleh dari Panitia Konggres. Pilketum akan diselenggarakan di 12 kota, yang belum di umumkan persisnya kota mana saja.

Yang mempunyai hak pilih adalah:

1. Seluruh Alumni ITB sesuai Anggaran Dasar IA-ITB Bab IV pasal 6,7 dan 8 untuk jenjang kelulusan S1,S2,S3

2. Tata cara pemilih

a. Persyaratan data Pemilih yaitu :

– Pemilih mencantumkan nama, Jurusan, Angkatan dan NIM/NRP.

– Pemilih mencantumkan KTP, Kartu Nama/ Tempat kerja terakhir.

b. Pendaftaran Pemilih melalui:

– Credit Card dari Bank Mandiri

– IA-ITB Daerah

– IA-ITB Jurusan

– IA-ITB Komisariat

– Kampus ITB melalui Kantor Wakil Rektor Bidang Kemahasiswan dan Alumni/Lembaga Kemahasiswaan, Bapak Ir. Widyo N. Sulasdi

– Sekretariat Panitia Kongres Jl. Surabaya no.58, Jakarta 10310 (Email, SMS, Fax, datang langsung)

– Pada Panitia Kongres pada waktu Pelaksanaan Debat Kandidat Calon Ketua Umum di 3 (tiga) kota, antara lain; Batam, Jakarta, dan Bandung.

– Pada waktu hari Kongres tanggal 17 Nopember 2007

3. Khusus pendaftaran pada waktu hari Kongres, penutupan pendaftaran tanggal 17 Nopember 2007, Dimulai dari pukul 08.00 s/d 11.00 WIB.

Salam hangat,
Betti Alisjahbana
http://betti-alisjahbana.blogspot.com/





Pengumuman Pemilihan Ketua IA- ITB Kaltim

4 09 2007

Rekans,
Untuk menyemarakkan acara Kongres dan Pemilu IA ITB 2007, kami akan menyelenggarakan hearing dg siapapun yg mencalonkan diri sbg Ketua PP IA. Agar pelaksanaannya hemat duit dan hemat waktu, acara hearing ini akan dilaksanakan secara simultan untuk semua calon Ketua pada hari yg sama. KPU Kaltim yg diketuai Daeng Ruslailang, nantinya yg akan mengatur tetek & bengeknya.

Bagi Calon Ketua yang akan mengadakan hearing ke Kaltim, silahkan merencanakan jadwalnya. Tanggal pelaksanaannya 2 November 2007 (Balikpapan) dan 3 November 2007(Bontang).

Jarak dari Balikpapan ke Bontang 210 km, or 6 hrs with safety drive, or 50 menit flight (Teman2 dari PTB atau PKT insya Allah bisa mengusahakan seat ini jika jadwalnya match & masih ada seat.)

Bagi Calon Ketua yang akan hearing di Kaltim:
– Tidak dipungut biaya untuk hearing di Kaltim.
– Transportasi menuju Kaltim ditanggung sendiri oleh Calon Ketua, kecuali transportasi selama di Kaltim.
– Akomodasi selama di Kaltim oleh Calon Ketua.
– Oleh2 khas Kaltim ditanggung sendiri oleh Calon Ketua.

KPU Kaltim akan menyediakan:
– Tempat acara untuk hearing.
– Makan malam atau siang gratis untuk seluruh alumni yg mengikuti hearing.

Alumni Kaltim:
Bawa uang pecahan gede (yg pecahan kecil simpan aja di mobil) untuk mengisi kènclèng yang akan diletakkan di meja reception.

Tentative jadwal pelaksanaan Pilkada IA ITB Kaltim.

Syarat Calon Ketua:
1. Terdaftar sebagai alumni ITB, dengan indikasi; pernah memiliki ijazah berlogo Ganesha, Asli Ijazah keluaran ITB, S-1 sampai S-3.
2. Sehat jiwa raga dan rohani.
3. Berdomisili/Bekerja di area Balikpapan, Kalimantan Timur. Mengingat sesuai putusan pendirian Pengda IA ITB Kaltim, domisili Pengda di Balikpapan.

Jadwal Pelaksanaan
1. Pendaftaran Bakal Calon, 1 September – 21 Oktober, melalui email ke
– M Ruslailang Noertika (muhammadrn@chevron.com)
– Dewi Restuti (dewi.restuti@chevron.com)

Atau melalui blog IA-ITB Kaltim: https://alumniitbkaltim.wordpress.com/
(mengisi form pendaftaran di page:
https://alumniitbkaltim.wordpress.com/pendaftaran-ketua-ia-itb-kaltim/ )

2. Penetapan Calon, 25 Oktober 2007
3. Roadshow, pemaparan Program, 1-5 November 2007
4. Pilkada, langsung di Balikpapan dan Bontang, 17 November 2007 (Bersamaan dengan Pemilu Pusat IA ITB)
5. Penghitungan Suara manual/digital, 17 November 2007
6. Penetapan Ketua Terpilih, 17 November 2007
7. Pelantikan, 17 November 2007

Sekian dan Wassalam.